Posted on

Ariel Peterpan, Pahlawan atau Bintang Porno?

Ariel Peterpan, Pahlawan atau Bintang Porno?

Sebuah cerita menarik berhasil tercipta karena satu peristiwa seseorang bebas dari penjara. Disebut menarik, karena orang yang dibebaskan ini adalah seorang entertainer atau bahasa sederhananya, artis.

Bicara soal artis dipenjara, kita punya sederet nama. Sheila Marcia, Roy Marten, Jennifer Dunn, Revaldo, Ahmad Albar sampai pelawak Doyok. Saat nama-nama tersebut bebas dari penjara, bisa dibilang tidak ada yang istimewa. Selain awak media hiburan yang meliput, di mana peliputan tersebut sudah menjadi harga mati untuk diberitakan.

Nazril Irham, atau yang dikenal dengan Ariel Peterpan, 23 Juli lalu pembebasan bebas bersyarat, setelah mendekam di balik jeruji besi rutan Kebon Waru. Berbeda dengan bebasnya 6 nama di atas, peristiwa bebasnya Ariel bagaikan peristiwa bersejarah untuk negara. Semua elemen yang berkaitan dengan bebasnya Ariel pun dibuat sangat sibuk pada hari itu.

Pendapat keluarnya Ariel dari penjara pun membuahkan komentar miring, dan dianggap berlebihan oleh beberapa kalangan. Kita mulai dari laskar Front Pembela Islam (FPI), sebagai salah satu yang kontra dan menganggap ketidakwajaran dari pembebasan Ariel. “Dia bukan seorang pahlawan, ini bintang porno kok disambut gitu. Padahal sudah merusak moral dan ini kita sesalkan kelompok masyarakat yang tidak paham itu. Dan kita juga tidak benci seni,” ucap Habib Salim Assegaf, Ketua DPD FPI Jakarta.

Contohnya, murid SMP dan SMU rela untuk ‘pindah sekolah’ di Kebon Waru pada hari tersebut. Padahal, orang tua mereka mati-matian mencari uang untuk membiayai sekolah sang anak. Hebatnya lagi, ada yang rela menggadaikan BPKB motornya. Dialah Muhammad Rosyikin, fans Ariel asal Brebes. “Saya fans Ariel, rela bela-belain datang dari Brebes. Sampai gadaikan BKPB motor buat ke sini,” ujar Rosyikin saat ditemui di depan rutan Kebon waru.

Pro dan kontra tak mungkin dihindari akibat peristiwa ‘penting’ ini. Bagi yang pro, sudah jelas perilaku seperti itu tidak ada masalah. Namun bagi yang kontra, melihatnya sebagai sesuatu yang aneh dan dipertanyakan. Salah satu yang mendatangkan protes keras adalah, ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait.

Beberapa Sahabat Peterpan sempat mengaku kalau mereka bolos sekolah dan rela menginap di depan rutan demi menyambut pembebasan Ariel, sangat disayangkan oleh Arist. “Ya, bahkan ada yang rela menggadaikan BPKB motornya demi datang jauh-jauh ke Bandung untuk melihat Ariel, bolos sekolah, nginap di sana. Kami sangat sayangkan itu bisa terjadi,” ujar Arist.

Arist menilai bahwa kejadian ini tampak sekali diorganisir. “Kita juga menyayangkan pengamanan polisi yang membentuk pagar betis, seperti Ariel itu raja. Padahal itu nggak perlu. Tidak layak,” imbuhnya ketika diwawancarai beberapa waktu lalu.

Dari anak sekolah yang bolos, kita coba tengok deretan Satelite News Gathering (SNG) yang terparkir manis di halaman Rutan Kebon Waru, sejak hari Minggu (22/7) pagi. Tak kurang dari 5 stasiun televisi swasta nasional menyiarkan secara langsung momen tersebut.

Menurut sumber KapanLagi.com® yang tidak ingin disebut namanya, kejadian itu disiarkan langsung karena bisa mendulang share dan rating bagi si stasiun televisi. “Salah satu alasan siaran langsung ini sih ya rating dan tv share ya. Kan yang mengidolakan Ariel banyak banget, jadi pasti pada pengen nonton, terutama yang di luar daerah Bandung,” ujar sumber.

Selanjutnya, ratusan Sahabat Peterpan siap menyambut kebebasan pujaan hati mereka. Bahkan, ada yang rela berhari-hari menunggui rutan Kebon Waru, entah apa yang dilakukan. Dahsyatnya, fans dari luar kota seperti Makassar, Medan, dan Banjarmasin pun rela mengorbankan segala sesuatu demi melihat idolanya bebas dari penjara.

“Ada yang datang dari Makassar, Medan, Banjarmasin. Mereka nanti akan nginep di losmen sekitar basecamp (Peterpan). Yang udah confirm sih 250 orang, tapi di luar itu masih banyak, ratusan lagi mungkin,” kata Indra Permana, salah satu koordinator fans Peterpan kala itu.

Wartawan pun tak luput menjadi korban bebasnya mantan suami Sarah Amalia itu. “Iya benar, tadi pas Ariel keluar, saya lagi motret, tiba-tiba ada yang narik paksa flash saya yang lagi nempel di kamera. Saya nggak sadar karena saat itu suasana benar-benar crowded banget. Saya sadar setelah saya keluar dari kerumunan,” ungkap Febri, fotografer salah satu tabloid hiburan.

Bolos sekolah, menggadaikan BPKB motor, siaran langsung, dan ‘migrasi’ sementara para fans Peterpan dari berbagai daerah, sampai wartawan dijambret saat liputan. Semua itu dilakukan dan terjadi demi bebasnya seorang Ariel Peterpan, yang mendekam di bui karena skandal video porno. Pantas atau tidak? Sekali lagi, pro dan kontra itu sah-sah saja.

About niaarti

cute girl

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s